Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang doa dan kasih sayang antar anak dan orang tua. Tentunya sangat menarik kisah yang satu ini. Mari kita simak kisahnya.
|
Kasih Sayang Antar Anak dan Orang Tua |
Orang tua, tentu
banyak tanggapan mengenai hal ini. Bagaimana tidak ?? mereka adalah orang
terpenting dalam hidup kita. Setiap orang memiliki cerita tersendiri untuk
mendiskripsikan arti dari orang tua untuk mereka. Kasih sayang mereka sepanjang
masa untuk kita anaknya.
Berbeda halnya
dengan kasih sayang seorang anak lelaki terhadap orang tua terutama untuk seorang
Bapak yang jarang bahkan tidak pernah terlihat di setiap orang. Namun berbeda
dengan apa yang saya lihat di kala fajar kemarin.
Kejadiannya bermula
saat saya mendengar suara berisik di depan rumah. Suara itu bukan sekedar
berisik biasa melainkan suara truk yang
di rem sekuat-kuatnya oleh si sopir.
Tak tau pasti
bagaimana kronologi kejadiannya, yang saya tau sudah banyak orang yang mencari
korban kecelakaan tadi.
Selang beberapa
menit, ada seorang anak muda yang datang. Dia ternyata adalah anak dari sopir
truk tadi. Dengan ramahnya dia menggandeng tangan Bapaknya ke tempat yang lebih
terang. Tanpa malu dia mengusap kening Bapaknya yang terkena oli, sebuah
pemandangan luar biasa. Belum pernah saya mendapati kejadian seperti ini sebelumnya. Seorang lelaki muda melakukan hal itu di
hadapan orang banyak. Sedikitpun dia tak merasa malu memberikan perhatian
kepada Bapaknya.
Jarang sekali
seorang lelaki peduli kepada orang tua apalagi seorang Bapak. Mereka terkesan
cuek, bahkan sama sekali tidak memperdulikan keadaan orang tuanya. Atau mungkin saat itu mereka lupa? bahwa adanya
kita di dunia ini karena orang tua, dengan susah payah orang tua kita berusaha
mendidik,membesarkan dan selalu mengupayakan apa yang terbaik untuk kita
anaknya.
Seorang Bapak
itu memiliki peranan yang penting dalam sebuah keluarga. Bapak adalah imam yang
harus bisa membimbing makmumya, tulang punggung keluarga, pencari nafkah utama
dalam sebuah keluarga. Sama halnya dengan seorang ibu,tanpa lelah merawat dan
membesarkan kita, menjadi guru pertama bagi anaknya.
Ads by google:
Sering kali kita
menyepelekan hal ini, bahkan meremehkan orang tua kita. Tak jarang terlihat
seorang anak yang berlaku kasar kepada orang tua ketika apa yang menjadi
keinginannya belum terpenuhi. Padahal tanpa diketahui si anak, orang tua sedang
berupaya memberikan jalan yang terbaik sebagai penyelesaian dari permintaan
buah hatinya tanpa ada masalah di kemudian hari.
Perhatian sekecil
apapun yang menurut kita biasa-biasa saja bagi orang tua itu sangat berarti.
Karena mereka tentu merasa masih diperhatikan anak-anaknya, bangga atas apa yang kita lakukan.
Kebanggaan bagi
orang tua adalah ketika anak-anaknya memiliki kehidupan yang lebih baik dari
mereka. Dalam segala hal, baik dalam sikap, sifat dan sebagainya
Semua takkan
berjalan mulus tanpa ada doa dari kedua orang tua. Doa ikhlas dari merekalah
yang nantinya menghantarkan kita pada sebuah kesuksesan. Kesuksesan dalam
meraih apa yang menjadi ke inginan kita, kesuksesan yang menjadikan mereka
bangga.
Namun terkadang, apa yang menjadi keinginan kita bertolak belakang
dengan apa yang menjadi keinginan mereka. Nah… jika seperti ini keadaannya bagaimana
sikap kita seharusnya ? tetep keukeuh dengan keinginan kita kah ? Atau menuruti
kemauan orang tua ? Tapi perlu kita ingat,
setidaknya dalam hidup kita harus punya sebuah prinsip. Ketika kita
memiliki sebuah keinginan sebisa mungkin harus bisa terpenuhi tanpa ada yang di
rugikan maupun dispelekan.
Artinya kita menolak keinginan orang tua dong…!!! Oh…. Tentu tidak.
Perlahan jelaskanlah apa yang menjadi tujuan kita itu baik, bukan baik untuk
saat ini saja tapi sampai suatu hari nanti. Sekeras-kerasnya orang tua, jika
melihat anaknya bersungguh-bersungguh dan mampu bertanggung jawab atas konsekuensi apa
yang di terima, tentu mereka akan luluh juga. Dengan besar hati mereka tentu
mengiyakan kemauan kita.
Orang tua adalah segala-galanya, tak kan mungkin tergantikan dengan
apapun, sekalipun itu emas atau bahkan berlian. Kasih sayang mereka tak kan
pernah putus untuk kita anaknya. Selisih paham anak ke orang tua tentu sering
terjadi. Tapi tahukah kalian?? ketika mereka di perhatikan sedikit demi sedikit
di kemudian hari rasa jengkelnya ke kita sebagai anak akan terkikis dengan
sendirinya. Seperti halnya sebuah batu yang terus terkena air hujan maka dia
akan berlubang pula bukan.
Satu hal yang perlu kita ingat, tanpa mereka kita bukanlah
siapa-siapa. Mereka adalah guru pertama kali dalam hidup kita.
Sekian dulu cerita tentang doa dan kasih sayang antar anak dan orang
tua. Semoga bisa menggugah hati kita untuk lebih berbakti dan mengabdi kepada orang tua. Jangan lupa ya, simak juga kisah kasih sayang antar anak dan orang tua
lainnya :-).
Tambahkan Komentar