Halo !!! Saya Tatik Hartanti, ini adalah blog tentang Catatan Kecil Saya

Uangku , jadi tahu lari kemana !

Uang memang tidak bisa lepas dari kehidupan kita sehari-hari, terutama transaksi jual beli dalam bentuk apapun. Walaupun sekarang memang tersedia pembayaran transaksi melalui kartu atm, kartu kredit dan sebagainya. Tapi tetap saja uang tunai dibutuhkan, semisal saja untuk membayar parkir. Apa iya menggunakan kartu atm ? tentu tidak kan :)

Sering kali saya mendengar “ uang dipegang bentar kok sudah habis, lari kemana ini?” ada juga yang berkata “ saya kok bingung .. uang seratus ribu habis sehari, beli apa aja tadi “ . saya pun kadang merasakan hal yang sama, wajar :)

Belajar di sebuah sekolah kejuruan dengan bidang “ Bisnis dan Management” membuat saya sedikit lebih tau bagaimana cara mengatur keuangan yang jauh lebih baik :) . Kesannya kalau cuman teori saja tanpa tindakan langsung itu “bohong besar” .

Sejak kecil saya memang terbiasa mengatur uang sendiri, hal itu makin terlihat saat saya masuk ke jenjang sekolah menengah pertama “SMP” . iya saat itu, memang harus bisa benar-benar mengatur keuangan. Bagaimana tidak ? bisa meneruskan sekolah saat itu bisa dikatakan beruntung, itu saja karena bantuan tetangga yang berbesar hati mau menyekolahkan saya sampai saya lulus smp :) Alhamdulillah.

Harus bisa mengatur jatah sebesar Rp. 60.000 per bulannya, hitung-hitung sehari hanya saku Rp. 2.000. Ongkos naik angkutan umum pulang pergi Rp. 1.000, masih sisa Rp. 1.000 biasanya saya tabung. Bagaimana dengan jajan ? sejak kecil terbiasa bawa bekal buatan mamah tersayang dari rumah, mungkin inilah yang membuat saya jarang jajan di kantin sekolah. Hmm…saya mulai curhat rupanya .. hehehe :) hanya sekilas info saja.

Dari sanalah, maka setiap menerima maupun mengeluarkan uang selalu tercatat rapi beserta tanggalnya di sebuah buku yang saya beri nama “ Laporan Pemasukan dan Pengeluaran Tha “ . untuk membantu saja, jika suatu hari timbul pertanyaan, “uang saya kemana ? , kok tinggal sekian saja “.

ini ilustrasi punya saya :D hehehe

Lepas dari cerita, tidak ada salahnya untuk kita benar-benar mengatur keuangan. Memastikan keperluan yang sangat dibutuhkan untuk dibeli. Kita perempuan pada saatnya nanti akan mendapat amanat dari pasangan hidup kita atas risky yang mereka peroleh. Mengemban amanat, tak semudah membalikkan telapak tangan tapi ada tanggung jawab besar.

Betul ? monggo di coba :) , semoga bermanfaat :)